RSS Feed

Tips Backpacking ke Eropa (:

June 6, 2010 Cindy

Saat saya memutuskan untuk mencintai travelling, saya bertekad untuk menjelajah tempat-tempat indah dan berbagi kepada orang lain melalui tulisan. Tapi tekad berbagi itu tidak pernah sampai saya laksanakan. Semua berakhir hanya di lisan saja -.-

Untuk itu, saya ingin mulai berbagi beberapa momen indah yang pernah saya alami saat travelling. Saya harap ini dapat berguna bagi pembaca -walau saya ragu blog ini masih ada yang mengunjungi (: Perjalanan paling berkesan dalam hidup saya. Yang pertama dan paling menakjubkan. 12 Juli 2009.

Pertama kalinya saya menginjakkan kaki di negeri orang dan merasakan kebesaran Tuhan yang telah mengabulkan impian besar saya. Saya akhirnya bisa menginjakkan kaki di Eropa. Hal yang selalu saya impikan dan perjuangkan sejak saya SMA. Akhirnya saya bisa mewujudkannya.

Hal yang paling menarik dari Eropa adalah bahwa segala sesuatu yang ada disana 180 derajat berbeda dengan apa yang biasa saya lihat di Indonesia. Penduduknya, cuacanya, lingkungannya, arsitekturnya dan segala perbedaan yang membuat saya takjub itu membuat saya ingin kembali atau mungkin tinggal di sana (:

  1. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Eropa?

Bagi saya, seluruh 365 hari dalam setahun akan menjadi waktu yang baik untuk berkunjung ke Eropa (:

Sedikit tips, bagi Anda yang alergi pada cuaca dingin, sebaiknya Anda datang pada bulan Mei – September dimana musim yang sedang berlangsung adalah spring dan summer. Meskipun begitu, bagi saya, tetap summer disana kadang terlalu dingin untuk dibandingkan dengan kemarau di Indonesia. Itulah yang membuat cuaca di sana sangat nyaman pada bulan-bulan tersebut.

Untuk menghemat, hindari pula high season seperti Juli-Agustus dan Desember – Februari karena pada bulan-bulan tersebut Eropa sedang padat pengunjung yang sedang mengisi liburan musim panas dan tahun baru.

  1. Apa saja yang Anda butuhkan?

ü  Paspor

Untuk membuat paspor, Anda cukup datang ke kantor imigrasi terdekat. Apabila anda memegang KTP luar daerah tempat tinggal Anda, jangan khawatir, karena kantor Imigrasi akan tetap memproses aplikasi paspor Anda asalkan syarat yang ditentukan Anda penuhi. Syarat untuk membuat paspor di antaranya:

Ÿ  Copy Akta Lahir beserta aslinya

Ÿ  Copy Kartu Keluarga beserta aslinya

Ÿ  Copy KTP beserta aslinya

Ÿ  Copy STTB beserta aslinya

Ÿ  Copy Kartu Mahasiswa dan keterangan dari Universitas bagi pelajar

Ÿ  Mengisi form permohona  aplikasi paspor.

Harga pembuatan paspor 48 halaman di kantor imigrasi Yogyakarta berkisar Rp. 275.000 ditambah biaya formulir (yang seharusnya gratis) Rp. 7000. Setelah persyaratan administrasi dinilai lengkap, Anda akan diundang untuk menjalani wawancara sekaligus foto dan pengambilan sidik jari pada 2 hari selanjutnya. Keseluruhan permohonan ini akan diproses selama 7 hari saja. Setelah itu, paspor Anda akan siap digunakan untuk menjelajahi dunia selama 5 tahun ke depan (:

ü  Visa

Untuk mengunjungi Eropa, pemegang paspor Republik Indonesia membutuhkan visa. Visa dapat diajukan ke Kedutaan Besar atau Konsulat negara yang ingin kita kunjungi. Untuk masuk ke Eropa, terdapat kemudahan bila kita telah mendapat visa Schengen. Dengan visa ini kita dapat berkunjung ke 27 negara Schengen tanpa membutuhkan banyak visa (:

Apabila Anda meng-apply di kedutaan Belanda dan menuliskan hanya ingin mengunjungi Belanda saja di form, terdapat kemungkinan Anda akan memperoleh visa dengan jenis Benelux yang akan berlaku untuk memasuki negara Belanda, Belgia dan Luxembourg. Harga aplikasi visa saya waktu itu berkisar Rp. 890.000 (single entry)

Syarat-syarat pengajuan visa dapat dilihat di web masing-masing kedutaan. Jangan coba-coba bermain saat mengajukan visa karena akibatnya akan fatal! Bila terdapat ketidaksesuaian atau terdapat syarat penting yang kurang, aplikasi visa bisa ditolak dan Anda butuh waktu beberapa bulan lagi untuk meng-apply visa di kedutaan tersebut. Dan sekali permohonan Anda ditolak, akan mempengaruhi track record Anda saat meng-apply visa di kedutaan lainnya. Untuk itu, cermati dahulu syaratnya dan penuhi selengkap mungkin.

Dikarenakan animo pendaftar visa sangat tinggi, disarankan Anda menghubungi via email untuk melakukan korespondensi dan pembuatan janji interview visa.  Apabila Anda sibuk, Anda bisa mencoba jasa travel agent untuk mengurus aplikasi visa Anda. Rekomendasi saya adalah Nusantara Travel atau Wita Tour.

ü  Riset

Kenali tempat yang ingin Anda kunjungi dan catat tempat apa saja yang menarik. Jangan sampai Anda melewatkan satu tempat penting untuk dikunjungi. Riset juga penting untuk mengetahui sistem transportasi di sana, harga barang dan kebiasaan penduduk yang wajib kita ketahui sebelum berkunjung.

ü  Jaket untuk mengantisipasi perubahan ekstrim cuaca yang sering terjadi

Perubahan cuaca ekstrim di Eropa sangat sering terjadi. Contohnya pada saat saya datang di musim panas, saya disambut hujan lebat yang membuat suhu mencapai 16 derajat celcius. Selain itu, suhu di dalam flight juga cukup dingin. Untuk itu, jaket merupakan hal yang wajib Anda bawa saat berkunjung ke Eropa.

ü  Body Lotion, Sunblock dan Lipbalm

Karena cuaca yang tidak menentu, sediakan selalu 3 hal di atas untuk melindungi kulit Anda dari cuaca. Lotion dan lipbalm sangat dibutuhkan untuk mengatasi kulit kering dan bibir pecah-pecah saat cuaca dingin, sedangkan sunblock wajib Anda gunakan saat terik. Kerena walaupun terik matahari disana jauh daripada sengatan panas di Indonesia, saat Anda pulang, tanpa disadari, voila! Tangan Anda sudah belang terbakar matahari (:

ü  Peta

Peta wajib Anda bawa saat berkeliling untuk menghindari resiko tersesat. Peta kota biasanya tersedia secara cuma-Cuma di stasiun kota atau di pusat informasi turis yang biasanya banyak tersebar di tempat yang mudah dilihat.

Saat Anda tersesat di Eropa, hal yang paling mudah saat Anda kehabisan akal adalah:

  1. Naik taksi ke tempat tinggal Anda (tapi jangan coba-coba bila Anda tidak memiliki cukup uang. Karena tariff taksi Eropa relatif mahal terutama di malam hari)
  2. Bertanya kepada penduduk lokal mengenai arah yang ingin Anda tuju
  3. Carilah tempat wisata yang terkenal dan hubungi orang yang bisa Anda mintai tolong untuk menjemput
  4. Naik bus dan pergilah ke pusat kota (biasa disebut Centruum atau Central) lalu bertanya kepada petugas informasi di sana

ü  Uang yang banyak untuk flight, akomodasi dan biaya hidup selama di Eropa (:

Uang mungkin bukan segalanya, tapi Anda akan benar-benar membutuhkan uang selama di sana. Tips dari saya untuk menekan cost travelling Anda akan saya sampaikan selanjutnya (:

  1. Pilihan Flight

Kunjungi travel langganan Anda untuk mengetahui harga tiket terbaik ke sana. Syukur-syukur Anda bisa memperoleh paket tour ke beberapa negara dengan harga murah (:

Untuk pilihan airline, saya merekomendasikan Garuda Indonesia, Malaysia Airlines, Qatar Airways, Etihad Airways dan KLM. Selain karena harga yang terjangkau, maskapai ini memiliki pelayanan dan track record kenyamanan dan keselamatan yang baik. Berikut beberapa review:

Ÿ  Garuda Indonesia contohnya, baru membeli unit pesawat baru untuk rute Jakarta-Amsterdam, yang pastinya nyaman dan aman. Selain itu, makanan yang dihidangkan pasti akan sesuai dengan lidah orang Indonesia. Pelayanan maskapai penerbangan Asia juga lebih ramah dibanding maskapai barat. Untuk flight Jakarta – Amsterdam (transit di Dubai) berkisar USD 1000-1400 untuk kelas ekonomi dan USD 4000 untuk bisnis.

Ÿ  Malaysia Airlines adalah maskapai yang saya gunakan untuk perjalanan saya ke Eropa tahun lalu. Untuk rute Jakarta – Amsterdam (transit di KL) summer 2009, saya membayar USD 1180. Pelayanan MH sangat baik. Pada flight pertama saya dari Jakarta ke KL, saya meminta susu coklat kepada pramugaranya saat hampir landing dan ajaibnya, saya diberi 1 kotak (:

Ÿ  Untuk KLM, Qatar dan Etihad, selain memiliki fasilitas yang sangat baik dalam setiap maskapainya, harga yang mereka tawarkan cukup kompetitif. Yang pernah saya coba hanya KLM dan pelayanannya cukup baik tapi tidak seramah Garuda  Indonesia dan Malaysia Airlines. Untuk harga tiket Jakarta – Amsterdam summer 2009 berkisar antara USD 900 – 1200. Teman saya malah menggunakan maskapai Cathay Pacific dan membayar hanya USD 800-an -.-‘

Untuk mendapatkan best deal, jangan lupa untuk register sebagai frequent flyer maskapai tersebut. Nantinya Anda akan selalu diberikan informasi terkait promo dan best deals flight via email. Contohnya saja saat KLM sedang berulang tahun yang ke 80 pada November tahun 2009, mereka menawarkan tiket return Jakarta – Amsterdam/Paris/Rome hanya seharga USD 555, magic bukan? (:

  1. Save you money!

Untuk menekan budget travelling Anda, hal yang saya sarankan:

  1. Bepergian pada low season
  2. Tentukan dengan cermat tempat yang ingin Anda kunjungi
  3. Temukan best deal pada harga tiket Anda
  4. Arrange itinerary terbaik berdasarkan harga tiket yang ada
  5. Cari teman atau saudara yang tinggal di sana sehingga Anda bisa numpang tinggal selama Anda bepergian. Apabila tidak ada, anda bisa mencoba Couchsurfing (temukan info di www.couchsurfing.org), dimana Anda bisa menemukan host untuk anda mintai bantuan tempat tinggal. Selain gratis, Anda juga bisa menemukan sahabat atau mungkin keluarga baru di sana dan jangan lupa untuk tetap bertingkah laku baik dan membawakan sedikit kenang-kenangan untuk host Anda. Apabila Anda tidak menemukan host di Couchsurfing, carilah hostel backpacker yang ada di tempat yang ingin Anda kunjungi. Risetlah juga mengenai kebersihan, keamanan dan mudah atau tidaknya tempat tersebut dijangkau.
  6. Riset mengenai harga bus atau kereta lokal. Anda bisa membeli kartu langganan untuk mendapat harga yang lebih murah. Apabila Anda ingin mengunjungi negara tetangga dengan tidak mengeluarkan banyak uang, Anda bisa mencoba hitchhiking (menumpang orang lain yang hendak bepergian dengan mobil dan memiliki bangku kosong untuk yang indin menumpang). Walaupun hitchhiking ini tidak dianjurkan pada beberapa negara dan saya sendiri belum pernah mencobanya.
  7. Hitung budget makan Anda, karena biaya makan di sana cukup mahal. Apabila Anda tinggal di tempat yang dimungkinkan untuk memasak, Anda bisa membawa mie instan atau sereal instan dari Indonesia untuk perbekalan (: Selain itu, saya biasa membeli roti tawar, susu cair dan selai di swalayan untuk makan. Sehat bila dibandingkan membeli fastfood yang harganya sama-sama murah.
  8. Hitunglah dengan cermat, siapa saja orang yang ingin Anda berikan cinderamata sehingga Anda tidak membeli secara berlebihan. Belilah cinderamata yang unik dan murah serta tawar harganya bila memungkinkan.

Untuk Belanda, saya menyarankan Anda untuk membeli coklat kotak yang harganya mulai dari Eur 1. Coklat ini dapat anda beli di swalayan-swalayan seperti Albert Heijn, Kruidvat atau Plus. Harga kaos yang paling murah sekitar Eur 5, itupun kualitasnya sangat standar. Pajangan keramik murah bisa Anda dapatkan di Delft, sedangkan barang-barang unik bisa Anda dapatkan di daerah Amsterdam.

Untuk Paris, saya sarankan Anda untuk membeli keychain di pedagang asongan di pelataran Eiffel atau Trocadero karena mereka menjajakan barang dengan harga yang sangat murah dan bisa ditawar. Anda bisa mendapatkan 5 keychain dengan harga Eur 1 saja. Jika Anda membeli di toko, bisa mencapai Eur1 per buah. Untuk pajangan, celemek, tas dan syal dengan kualitas standar, bisa Anda dapatkan dengan harga berkisar Eur 5 di daerah pertokoan yang dekat dengan Notre Dame. Di sebuah gang juga menjual kebab yang isinya potongan daging dan limpahan kentang goreng yang cukup untuk 2 orang hanya seharga Eur 4,5 (:

Untuk daerah Cologne, Jerman, yang dekat dengan Kolner Dome, anda bisa mendapatkan kaos seharga Eur 5 di toko-toko cinderamata sekitar. Toko-tokonya biasanya dimiliki orang-orang Etnis Cina yang ramah dan bisa berbahasa Indonesia.  Saya saja mendapat pulpen gratis karena katanya sama-sama datang dari Asia (: Toko-toko sekitar juga menjual botolan kecil parfum khas kota itu serta berbagai pilihan menarik cinderamata dengan harga yang murah dan tentunya bisa ditawar (:

Ayo tunggu apalagi? Impian selalu bisa kita wujudkan bila kita berusaha. Sisihkan sebagian penghasilan Anda dan kunjungi Eropa (:

Contact me if you need any information (:

I am happy to share


29 Responses

  1. blackandikauda says:

    what a info!
    numpang copas postingannya..

    looking forward to arrange a traveling like you did before!
    walopun entah kapan itu terjadi
    hahaha

  2. Jesky says:

    Thanks nih sharenya sis, info yang menarik banget. Saya mau tanya, apakah apply visa schengen itu sesulit apply visa tourist untuk ke US? atau mungkin mereka lebih bersahabat, saya ada rencana untuk mengunjungi Polandia untuk bertemu kekasih saya. Kira-kira kalau saya tinggal di sana sekitar 1 bulanan untuk berkeliling eropa dengan kekasih saya, bisa habis berapa banyak biayanya? NB : kami akan menggunakan backpacker style.

    Thanks for the share, sist

  3. Cindy says:

    @Andika: sukses yaa, PASTI BISA (:

  4. Cindy says:

    @Jesky: untuk visa turis saya rasa agak sulit kalau tidak ada yang mengundang. waktu saya apply visa ada seorang mas-mas yang untuk kedua kalinya ditolak aplikasi schengennya padahal dia punya 60juta di rekeningnya. jadi sebaiknya ada yang mengundang dan menunjukkan bukti hubungan dengan pengundang.
    untuk biaya.. sangat tergantung tujuan kamu. saya sarankan naik pesawat saja soalnya lebih murah dibanding kereta. cek ryan air, easy jet atau vuelin. mereka maskapai low budget. mungkin kalau kamu udah punya target mau berangkat kapan dan tujuannya mana saja, saya bisa tolong buatkan itinerary travelnya untuk mendapat harga yang termurah (:

    rencananya mau pergi kemana sajaa?

  5. happysofie says:

    cindy,aku punya kenalan online di belanda , tahun depan aku diundang kesana,tiket,asuransi,dll dia yang biayain trus ntar di konsulat pas wawancara visa ada masalah gak ya? takutnya visa ditolak kaya temenku padahal tiket udah booking ,health insurance udah beli,ohh ternyata gagal
    thanks ya….

  6. Cindy says:

    Memang kalau kunjungan singkat itu biasanya suka risky soalnya pemerintah takut nanti pendatang tsb jadi imigran di negaranya. Mungkin selain dimasukkin guarantee letter dari invitor, kalau Sofie udah kerja/sedang kuliah, dilmpirkan guarantee letter dari kantor/kampus yang menyatakan bahwa Sofie sedang menjalani masa studi/sedang bekerja sehingga pasti akan kembali ke Indonesia.

    Semoga berhasil ya :)

  7. Andy says:

    Thanks Mbak Cindy.Your information is very helpful :) Mau tanya Mbak, kalau karyawan kontrak apa ada chance dapat Schengen Visa? Invitation Letter, Guarantee Form, Salary slips 3 bln terakhir, copy passport dari temen di Eropa sudah lengkap & stamped by Police. Katanya kalo disponsorin sediakan tabungan 25 X masa tinggal. Misal 30 hari = 750 EURO? Maaf pertanyaan kebanyakan Mbak. Terima kasih sebelumnya :)

  8. Cindy says:

    Hmm, jujur saya juga kurang expert dalam masalah pervisa-an haha
    tapi boleh dicoba, asalkan perusahaan Mas Andy sudah memberikan guarantee letter bahwa Mas Andy terikat kontrak kerja dan akan kembali setelah urusan di eropa berakhir, biasanya mereka akan bersedia memberikan visa apalagi sudah ada invitation.
    Ya betul sekali Mas, kita harus menyediakan uang tabungan yang minimal cukup untuk menghidupi perjalanan kita disana dengan standar 34 euro (kalau saya tidak salah) per hari. Siapkan jumlah lebih sangat direkomendasikan.

    Semoga sukses ya :)

  9. ridwansyah says:

    salam hangat,
    saya juga berencana ke eropa september ini. bolehkah saya meminta email cindy untuk diskusi .. supaya persiapannya lebih matang..

    salam hangat,
    yusuf

  10. Cindy says:

    silakan email ya :)

  11. anita says:

    haloo,mba cindy
    salam kenal
    pas googlin ‘backpaker ke eropa’
    eh,nyangkut disini
    infonya ngebantu banget nieh mba
    saya kan sama temen-temen belajar bahasa jerman.jadi niatnya kita mau praktekin ilmunya langsung di negara yang punya bahasanya
    tapi ada yang bilang kalo udah di jerman/salah 1 negara eropa,mending skalian ja keliling eropa.krena negara-negara’a deket-deketan.
    mau minta info donk mba cindy,brapa budget yg dperlukan kira-kira untuk keliling eropa scara backpaker?
    mhon info’a.terima kasih

  12. Cindy says:

    Dear Anita,
    Untuk range budget travelling ke Eropa, mungkin aku estimasikan sbb:
    Flight PP: +- Rp. 11.000.000
    Visa Schengen: Rp. 900.000
    Insurance: Rp. 450.000

    Selebihnya, pilihan kamu untuk tinggal dimana dan mau ke negara mana saja. Karena cukup mahal juga kalau sewa hostel. Untuk menekan budget, kamu bisa coba couchsurfing (seperti yg saya jelaskan di post). Untuk menekan biaya makan, saya sarankan bawa mie instan atau rice cooker hehe. Kalau reguler disana makan minimal 5euro. kecuali kamu beli roti tawar terus dan susu ya bisa ditekan juga budgetnya. Amannya kalau mau ke banyak negara, 10jutaan sebagai modalnya. Sekali lagi tergantung kamu mau kemana saja dan berapa lama disana.

    Selamat travelling :)

  13. Kay says:

    hai.. tulisannya sungguh menginspirasi saya untuk berani mengambil langkah mewujudkan cita2 travellin ke eropa =)
    saya cuma masih bingung bgmn cara mendapatkan best deal dr maskapai penerbangan yang anda tulis diatas.. mohon tuntunannya yaa? trimakasih banyak =)

  14. Cindy says:

    coba langganan newsletter maskapai besar. biasanya member langsung dikabari saat ada sale fare ;)

    langganan RedAlert airAsia contohnya*

  15. Lucia says:

    Dear Cindy,

    saya Lucia dari Papua. wow, thanks banget dah share something important news about backpacked. saya ada rencana mau tour/keliling Europe, bisa kasih tips (Via email) ya, if u dont mind, Im waiting forward frm you.
    take care,
    lucia

  16. cicilia clarisa says:

    Wah asyik n keren banget nih ceritanya,jd ga sabar buat segera smpi sana..klo ke sana di bln sept bawa coatnya butuh yg tebal atau yg standart spt yg kita pakai di indo sis?

  17. Cindy says:

    untuk Lucia, sudah saya respon di email ya :)

  18. Dieska says:

    Makasih yah postingannya! ini berguna bgt.. Saya berencana 2012 ini,,, sama bgt!! mimpi2 ke Eropa! makasih :)

  19. Cindy says:

    sama-sama, Dieska. semoga bermanfaat dan enjoy europe! <3

  20. Cindy says:

    Dear Cicil,

    September itu sudah masuk autumn (musim gugur) jadi angin lagi kenceng-kencengnya! Aku aja pas summer sering banget berjaket dan nyalain pemanas ruangan. Kecuali kalau kamu bepergiannya ke yang agak selatan misalnya Spanyol, mungkin ngga akan sedingin Belanda dan negara yang diutaranya. I recommend, bawa aja yang agak tebel, karenapun cuaca disana kadang ngga menentu. Jadi tetep sehat dan senang jalan-jalannya :)

  21. Bintzi says:

    sis, klo aq g pny kenalan di eropa, kira-kira ada masalah ga ya dlm pngurusan visa? trus aq mnta rekomendasi t4 yg bsa aq jdiin pnginapan dong yg hrganya murah n trjangkau ama mahsiswa..trhanks…

  22. Hi Cindy, boleh dunk di share langkah2 detailnya.. soalnya pengen ada rencanya ke itali, spanyol dan paris.. mungkin bisa di email ke yuditink@gmail.com..
    do you have BB pin?

  23. Cindy says:

    Dear Bintzi,

    yang pnting dalam pengurusan visa adalah kesiapan kamu dlm perjalanan (kepastian tempat tinggal/book hotel dan jaminan uang hidup0, serta kepastian kamu akan kembali ke negara asal. jadi meskipun kamu ada guarantee/invitation letter, hal yang tadi harus diperhatikan juga :0

    oia, untuk rekomendasi hotel, eropa nya dimana dulu dear? nanti bisa aku coba risetin deh. atau kamu cek di lonely planet, di website nya banyak rekomendasi hostel yg harganya terjangkau :)

  24. Cindy says:

    Hallo Yudi,

    boleh, kalau mau share via email aja.

    Langkah-langkahnya mulai dari mana duluu. kalau mau, kamu share kapan rencananya kamu mau berangkat?

  25. Cindy says:

    well thank you very much intan :)

  26. Nia says:

    halo kak cindy :)
    Mau nanya info soal backpacking ke Eropa, aku sama temenku (berdua) rencana mau keliling Eropa sekitaran bulan Mei tahun depan, stay di sana mungkin cuma seminggu. Untuk ngurus visanya susah ga yah? trus tempat pertama yang recommended buat dikunjungin di mana dulu ya? soalnya kita pengen ke daerah Belanda, Jerman, Paris, Belgia, dan sekitarnya, tapi pengen juga ke Rome sama Spain. Kira-kira budgetnya berapa yah kak? Tolong banget nih..
    makasiih :)

  27. Cindy says:

    Dear Nia,

    basically, sayang banget kalau kamu cuma seminggu di sana, soalnya pasti kurang waktunyaa hehe. Untuk urus visa sebenarnya mudah asal semua syarat terpenuhi dengan baik (syarat bisa kamu liat di post ku). Untuk urutan visit, sebaiknya kamu punya plan dulu, prioritas negara yang ingin kamu kunjungi. Dalam waktu seminggu menurutku hanya bisa mengcover paling banyak 5 negara itupun kurang puas eksplorasinya.

    Sebagai gambaran: aku kemarin naik coach (Milot Reizen) dari Belanda ke Paris lamanya 7 jam | Belanda ke Jerman (Cologne atau Dusseldorf) lamanya sekitar 3-4 jam | Belanda (Delft) ke Belgia (Antwerp) naik mobil sekitar 2 jam. Kalau kamu mau ke Rome atau Spain baiknya cari promo RyanAir atau maskapai murah lain untuk menghemat waktu perjalanan.

    Untuk flight, pilihan murah mungkin bisa pakai airasia ya, kamu turun di Paris. Atau cek promo2 lainnya di KLM, MH, dll. Budget flight semurah-murahnya airasia mungkin bisa dapat 6-7juta ke Paris, kalau yang lain 9-14 jutaan. Biaya hidup perhari 40euro sudah sangat cukup, belum termasuk akomodasi (tergantung pilihan kamu).

    Recommended place: EIFFEL, Notre Damme, Louvre etc di Paris!!!, Amsterdam, Kolner Dome di Jerman (di sebelah Rheine River), Rome ama Spain aku belum pernah tapi aku yakin banyak kok yang bagus :)

  28. elin says:

    halo cindy, maaf ni saya mau merepotkan dg beberapa pertanyaan.
    taun ini saya dapat beasiswa kursus musim panas di Gent, belgia. pesawat dari jakarta ke Schipol, naik kereta ke Gent. jadwal kursus 29 juli-18 agustus.kursusnya hanya senin-jumat. sabtu minggu ada jalan2 yang disediakan penyelenggara tapi hanya di sekitar belgia. kalau mau jalan2 sndri juga bisa tapi biaya sendiri mulai tanggal 19 agustus jadwal bebas (dengan biaya sendiri) dan harus kembali kejakarta via schipol 25 agustus.
    saya ingin jalan2 (kelihatannya sendirian) ke beberapa negara secara optimal dengan budget yang bisa ditekan. saya punya teman di menneci (Prancis) dan Jerman (tapi daerah yang jaraknya 4 jam dari berlin).
    menurut cindy,
    1. sebaiknya rute saya kemana saja ya dengan total waktu sprti itu?
    2. kira2 total budgetnya berapa?
    3. kalau jalan2 bawa koper aman ga sendirian kemana2?
    4.kalau jalan2 pas sabtu minggu akan mahal ga?
    terima kasih banyak cindy…

Sorry, the comments are closed at this time.